Menengok Vihara Maha Brahma, Klenteng Pan Kho Tertua di Kota Bogor

Klenteng Pan Kho menyimpan banyak sejarah peninggalan Kerajaan Pajajaran. Pemilihan berdirinya tempat ibadah Pan Kho Bio pun tak sembarangan.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Widi
TribunnewsBogorWiki.com
Pengurus Vihara Maha Brahma, Candra di Vihara Maha Brahma (Pan Kho Bio) 

Dewa Pan Kho sengaja diletakkan di tengah dan paling atas karena merupakan tuan rumah dan menjadi dewa tertinggi di klenteng ini.

Di dalam klenteng, ada payung bersusun 3 yang melambangkan segala skema manusia, menginjak bumi, menjunjung langit Tuhan yang maha Esa.

Di sisi kanan, terdapat sebuah patung Dewi Kwan Im yang mewakili kepercayaan agama Budha.

Sedangkan di sisi kiri, ada sebuah batu besar khas peninggalan Megalitikum yang diselimuti kain hijau.

Ketika Pajajaran berdiri, batu ini dijadikan monolit yang menjadi titik awal orang Tionghoa mendirikan tempat beribadah.

Artefak itu dipercaya sebagai petilasan Embah Raden Mangun Jaya.

Masuk lebih dalam ke bagian belakang klenteng, terdapat ruang yang dipakai umat Muslim untuk berziarah.

Sebab di dalam ruangan tersebut ada dua batu besar yang diyakini sebagai tempat petilasan dua tokoh penyebar agama Islam.

Mereka adalah Raden Sake putra Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten dan Uyut Gebok salah satu petinggi dari kerajaan Padjajaran.

Selain sebagai tempat berziarah, ruangan ini juga difungsikan sebagai mushala.

"Setiap malam Jumat umat muslim ke sini untuk pengajian," ucap Bram.

Kemudian di bagian samping luar klenteng, terdapat Makam Mbah Imam yang dikenal sebagai penyebar agama Islam di wilayah Bogor.

Pada bilik yang lain, terdapat dua patung macan yang dibalut kain hitam, dianggap sebagai jelmaan Prabu Siliwangi.

Menurut Bram, patung ini melambangkan kegagahan, kejujuran, dan keberanian dari Prabu Siliwangi, Sri Baduga Maharaja.

Kemudian ada pula Yoni untuk persembahan zaman masyarakat Pajajaran.

Lalu ada patung kura-kura berdasarkan mitologi orang Tionghoa yaitu keuletan, ketekunan, dan panjang umur.

Rutin Adakan Pengajian dan Ziarah

Ruang Ziarah Umat Muslim di Vihara Maha Brahma (Pan Kho Bio)
Ruang Ziarah Umat Muslim di Vihara Maha Brahma (Pan Kho Bio) (TribunnewsBogorWiki.com)

Pan Kho Bio tidak hanya digunakan oleh pemeluk agama Budha dan Konghucu.

Uniknya, di sini juga dipakai sebagai tempat ziarah, menyelenggarakan pengajian rutin, dan perayaan hari besar umat Muslim.

"Memang ini bungkusnya klenteng tapi ini juga sudah menjadi cagar budaya situs megalitikum," tutur Bram.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
39 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved