Cerita Bram, Pria Kristian Penjaga Vihara Maha Brahma Bogor

Meski seorang Kristian, namun tak menjadi penghalangnya untuk menjaga rumah ibadah umat Budha dan orang Tionghoa ini.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Widi
TribunnewsBogorWiki.com
Abraham Halim, pria Kristian penjaga Vihara Maha Brahma Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogorWiki.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGORWIKI.COM - Di kawasan Pulo Geulis, Kota Bogor terdapat sebuah klenteng tua, yakni Vihara Maha Brahma.

Di sini lah tempat Abraham Halim, seorang Kristian yang mengabdikan dirinya bertahun-tahun menjaga vihara tertua di Kota Bogor ini.

Segala perubahan dan sejarah dari Vihara Maha Brahma atau Pan Kho Bio ini ia ketahui.

Meski seorang Kristian, namun tak menjadi penghalangnya untuk menjaga rumah ibadah umat Budha dan orang Tionghoa ini.

"Pan Kho Bio tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga cagar budaya. Itu lah kenapa harus kita jaga," kata Bram, sapaan akrabnya, kepada TribunnewsBogorWiki beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjutnya, selama berabad-abad Pan Kho Bio telah menjadi simbol keragaman dan kehidupan harmonis penduduk Pulo Geulis yang multi-kultur.

Dewa Pan Kho yang berada di dalam Vihara Maha Brahma
Dewa Pan Kho yang berada di dalam Vihara Maha Brahma (TribunnewsBogorWiki.com)

Bram memang merupakan keturunan penduduk asli Pulo Geulis.

Bram lahir dan dibesarkan di kawasan padat penduduk ini.

Meski sempat meninggalkan Pulo Geulis beberapa tahun lamanya untuk kuliah dan kerja, kini ia sudah kembali ke tanah kelahiran.

Di sinilah ia mulai ikut andil menjaga vihara hingga bisa dibuka untuk umum berkat usahanya.

Bram tak peduli jika berbeda agama, sebab menurutnya, ibadah adalah urusan diri sendiri dengan Tuhan.

Meski menjaga klenteng, namun ia pun masih rutin ke gereja untuk beribadah.

Sedangkan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, katanya, perbedaan bisa menjadi satu tujuan.

Bahkan Bram mendorong kegiatan keagamaan warga dapat digelar di klenteng ini.

Tak hanya Budha, namun juga bagi umat muslim.

Terbukti, hingga kini warga bisa menyelenggarakan kegiatan tawasulan di ruang ziarah dan perayaan Maulid Nabi.

Ruang Ziarah Umat Muslim di Vihara Maha Brahma (Pan Kho Bio)
Ruang Ziarah Umat Muslim di Vihara Maha Brahma (Pan Kho Bio) (TribunnewsBogorWiki.com)

Sebaliknya, menjelang Imlek tiba, warga dengan sigap membantu pengelola membersihkan klenteng dan ikut mempersiapkan alat sembayang.

Sebagai ucapan terima kasih, pengurus klenteng membelikan 6-12 makanan lokal yang dibagikan secara cuma-cuma kepada warga.

Selain merevitalisasi fungsi kelenteng, Bram juga mengenalkan, mempelajari berbagai aspek sejarah dan kebudayaan di tempat ibadah ini.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
41 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved